Sabtu, 31 Agustus 2013

Seusai Merampok, Pria Ini Sumbang Masjid

Ilustrasi perampok bersenjata api. | Shutterstock

BATURAJA, KOMPAS.com
 � Heri Ramsyah (24), warga Indralaya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OKI), meringis kesakitan di Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU). Kaki kiri dan kanannya terpaksa ditembak lantaran hendak melarikan diri saat ditangkap polisi di kediamannya, Jumat (30/8/2013).

Jumat, 30 Agustus 2013

Masjid Jin, tempat kaum jin bersyahadat di hadapan Rasulullah

Masjid Jin, tempat kaum jin bersyahadat di hadapan Rasulullah 
Masjid Jin di Makkah. �2013 Merdeka.com

Di kota suci Makkah Almukarromah, terdapat sebuah sebuah masjid yang bernama unik, Masjid Jin. Masjid yang terletak dari arah Masjidil Haram menuju pemakaman Ma'la itu diberi nama Jin bukan karena didirikan oleh para jin, melainkan tempat beberapa jin menyatakan beriman dan mengucap kalimat syahadat di hadapan Rasulullah.

Rabu, 28 Agustus 2013

ZINA, ANTARA KELEZATAN DAN KESENGSARAAN

Para fuqaha telah memberikan definisi zina dalam pengertian yang tidak terlalu jauh berbeda antara satu dengan fuqaha lainya. Secara majmu� mereka berpendapat bahwa zina adalah; memasukkan zakar (kelamin) lelaki kedalam faraj (vagina) perempuan sampai dengan teguh, diibaratkan seperti timba masuk kedalam sumur. Definisi ini sudah lumayan sempurna dan dapat dipahami secara umum oleh setiap orang, namun demikian kalaupun tidak sampai teguh atau tidak seperti timba masuk kedalam sumur karena sesuatu hal juga sudah termasuk dalam kategori zina.


Wanita Shalehah, Siapa yang memetikmu?

Diibaratkan wanita sama dengan buah apel

Suatu saat di pagi yang cerah. Angin bertiup tenang. Sinar mentari lembut menerangi alam.Tapi sayang, itu semua tidak dapat meredam kegundahan hati sebuah apel yang berada tinggi nun di pucuk. Sejak seminggu lalu Apel itu sibuk berfikir, kenapa aku tidak dipetik orang? Padahalkulitku licin mulus. Warnaku merah bersinar. Siapa yang melihat pasti meluap-luap seleranya. Pasti mereka terbayang betapa manisnya rasaku. Tapi kenapa aku tidak dipetik orang?
Apel tersebut memandang ke bawah. Heran, kenapa manusia lebih memilih kawan-kawannya yang berada di bawah sana. Bukankah mereka tidak mendapat udara yang bersih dan cahaya mentari seperti aku yang berada di puncak ini? Bukankah kawan-kawanku itu banyak yang telah rusak karena seranggga?

Apel tersebut bingung memikirkan kenapa rekan-rekannya yang telah banyak tersentuh dan penuh debu menjadi pilihan, bukan dirinya yang belum tercemar dan dijamah orang. Apa kekurangan diriku?

Berjuang Layaknya Ikan Salmon

Selalu ada sosok yang menginspirasi.. 
Hidup penuh perjuangan
begitu terdengar selalu...

Hidup bukanlah sebuah narasi yang datar dan tenang tetapi ia adalah sebuah dunia yang berombak dan bergelombang, kini kita sedang meniti itu bukan? Meniti di tengah riak dan gelombang untuk mencapai sebuah tujuan, haluan hidup yang disebut... masa depan. Tidak ada hidup tanpa masa depan di dunia ini, itulah sebabnya perjuangan dan kerja keras sangat diperlukan disini.

Belajar dari kisah mereka, teman-temanku. Yang terlahir dengan sebuah perjuangan... Bersakit-sakit dahulu, namun entah kapan bersenang-senangnya. Ahh, andai aku berada di posisi mereka, tentu mungkin aku takkan kuat bertahan.

Jangan Bermaksiat

AKIBAT MAKSIAT TERHADAP JIWA

Allah SWT menciptakan manusia di muka bumi ini dengan segala perintah dan peraturanNya yang harus di patuhi dan dilaksanakan serta segala laranganNya yang harus ditinggalkan.

Namun betapa banyak kemaksiatan-kemaksiatan dan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan manusia dan perintah-perintah yang justru ditinggalkannya. Sesungguhnya kemaksiatan dan perbuatan dosa yang kita lakukan. Allah telah menetapkan hukuman dan akibat-akibatnya. Akibat-akibat perbutan dosa dan maksiat itu akan mengenai hati dan jiwa kita.

Diantara akibat itu adalah :
1. Menutup hati, pendengaran dan penglihatan sehingga terkuncilah hatinya.
Allah membuatnya lupa untuk berdzikir dan membuat lupa terhadap dirinya sendiri. Maksiat ini buat dada seseorang jadi sempit, dipalingkan dari kebenaran dan menambah penyakit pada hatinya. Seperti yang diterangkan oleh imam Ahmad, dari Hudhaifah r.a. Ia berkata
� Hati itu ada empat kondisi. Pertama yaitu hati yang bersih yang memiliki lampu yang menerangi. Itulah hati orang mukmin. Ke dua hati yang tertutup, yaitu hait orang kafir. Ke tiga, hati yang trebalik, yaitu hati orang munafik. Ke empat hati yang ada dua unsur materi (madah) di dalamnya, unsur keimanan dan kemunafikan, kapan saja salah satu unsurnya yang mendominasi maka unsur itu yang menguasai.�

Kemaksiatan juga menjauhkan seseorang dari ketaatan pada Allah, menjadikan hati menjadi tuli dan enggan mendengarkan kebenaran dan membuat seseorang buta dan enggan melihat kebenaran. Perumpamaan antara hatinya dan kebenaran yang tidak bermanfaat baginya adalah seperti antara telinga dan suara, antara mata dan warna, serta antara lidah orang bisu dengan ucapan. Jadi sebenarnya kebutaan, ketulian, dan kebisuan hati adalah hakikat cacat yang sebenarnya, cacat zat, dan cacat organ sekaligus.
��karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta adalah hati yang di dalam dada.�  (Al-Hajj : 46)

2. Maksiat yang menyebabakan longsornya hati seperti longsornya tempat ke dalam bumi hingga menyebabkan jatuhnya hati pada derajat yang paling bawah.
Berbeda dengan lonssor fisik, longsor hati tidak bisa dirasakan oleh pemiliknya. Tanda-tanda longsornya hati adalah selalu berkeliling pada hal-hal yang hina, rendah, kotor, dan keji. Sebagaimana hati yang derajatnya diangkat oleh Allah akan selalu berputar pada kebaikan, kebajikan, hal-hal yang bernilai tinggi, amal, perkataan, dan akhlak yang baik.

3. Maksiat juga mengubah bentuk hati atau mengutuk sebagaimana dikutuknya sebuah bentuk fisik makhluk jadi binatang.
Akibatnya hati berubah menjadi bentuk binatang dalam perilaku, watak, dan kelakuannay. Ada hati yang dikutuk menjadi bentuk babi, anjing, khimar, ular, kal;ajengking atau yang lainnya karena keserupaan hati dengan watak-watak binatang tersebut. Atas dasar ini Sufyan Ats-Tsauri menafsirkan ayat-ayat
�dan tiadalah binatang-binatang yang ada dalam bumi dan burung-burung terbang dengan ke dua sayapnya melainkan umat-umat (surga) seperti kamu�.�   (QS. al-An�am : 38)

dengan, �Diantara mereka ada yang memiliki akhlak atau perilaku binatang buas biasa, ada juga yang memiliki perilaku anjing, perilaku babi, perilaku khimar, atau ada juga yang suka menghiasi pakaiannya seperti burung merak atau ada juga yang bodoh seperti khimar,dll.

Maha suci Allah, betapa banyak hati yang shalat tanpa dirasakan oleh pemiliknya, betapa banyak hati yang dikutuk dan hati yang longsor. Betapa banyak hati yang terfitnah oleh pujian manusia, orang yang tertipu karena perilakunya ditutup-tutupi oleh Allah, orang yang dikaruniai nikmat namun pelan-pelan akan dihancurkan oleh Allah. Ini semua adalah hukuman dan penghinaan Allah terhadap ahli maksiat. Akan tetepi orang-orang bodoh mengira bahwa semua itu adalah karomah/penghormatan dan pemuliaan dari Allah.

4. Allah SWT juga menjadikan makar bagi ahli maksiat, ia akan ditipu oleh para penipu, ditertawakan dan disesatkan dari jalan kebenaran oleh orang yang hatinya sesat.

5. Maksiat yang membalikkan hati.
Hati akan melihat kebenaran sebagai kebatilan dan kebatilan sebagai kebenaran, ma�ruf sebagai munkar dan munkar sebagai ma�ruf. Maksiat yang menghijab hati dari Allah di dunia dan hijab terbesar adalah ketika hari akhirat. Allah berfirman,
��sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhan mereka.�  (QS. Al-Muthaffifin : 15)

6. Dosa menghalangi seseorang untuk menempuh jarak menuju hati mereka.
Akibatnya mereka tidak mampu mengetahui bagaimana hati menjadi baik, suci dan mengetahui apa yang merusaknya. Jika seseorang mampu menuju hatinya maka ia selamat dan bahagia.

7. Maksiat juga mempersempit kehidupan di dunia, di alam barzah dan hari kiamat.
� Dan barang siapa berpaling dari peringatanKu maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.�  (QS. Thaha : 124 )

Hati tidak akan tenang, hidup tak akan bahagia dan jiwa yang tidak kan tenang melainkan dengan menjadi penyembah Allah adalah kebenaran dan yang selain Allah adalah kebatilan. Barang siapa yang tidak bahagia karena Allah maka jiwanya akan penuh keluh kesah karena dunia yang ia raih. Barang siapa yang merasa bahagia dengan Allah maka semua orang akan bahagia karenanya. Allah menjadikan kehidupan yang baik hanya untuk orang beriman dan beramal shaleh. Sebagaimana firman Allah :
�Barang siapa mengerjakan amal shaleh baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahal yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.� (QS. an-Nahl : 97)

Allah telah menjadikan jalan yang lurus sebagai cahaya bagi orang beriman dan rasulNya di dunia, dan juga nanti di akhirat di tengah gelapnya padng mahsyar.Allah menjaga cahaya tersebut sebagaimana menjaga keimanan mereka hingga mereka menemuiNya.

Allah menghakimi orang-orang yang berbuat maksiat serta menyiapkan gancu dan besi runcing diantara dua sisi jalan yang lurus untuk mencabik menyambar mereka. Sebagaimana kemaksiatan tersebut menyambar merekadari jalan yang lurus ( istiqamah ). Kecepatan sambaran gancu dan jeruji besi runcing itu sendiri di tentukan oleh tingkat kemaksiatan mereka.

Allah menyediakan telaga bagi orang-orang mukmin di akhirat sebagai balasan atas kepatuhan mereka �minimum� tuntunan Allah di dunia.

Saudaraku, Mari kita renungkan dan kita pikirkan hikmah Allah di dunia dan di akhirat, maka kita akan mengetahui dengan yakin tak ada keraguan di dalamnya, bahwa dunia ini adalah ladang bagi kehidupan akhirat. Dan kedudukan manusia di akhirat ditentukan oleh kedudukan mereka di dunia ini dari segi keimanan, amal shaleh atau sebaliknya. Dan hanya Allah lah yang memberikan jalan yang benar.

Sumber : http://ulet-ijoww.blogspot.com/2010_09_01_archive.html


Wallahu a�lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...

dan kepada Allah SWT, kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan.
Wassalam...

Semoga Bermanfaat
Silahkan SHARE ke rekan anda jika menurut anda notes ini bermanfaat...

Lampirkan sumbernya ya... Syukron

7 Pahala Selepas Mati

Dari Anas r.a berkata bahawa ada 7 macam pahala yang dapat diterima sesudah mati.
  1. Sesiapa yang mendirikan masjid maka ia tetap pahalanya selagi masjid itu digunakan untuk beramal ibadat di dalamnya.
  2. Sesiapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum darinya.
  3. Sesiapa yang menulis mushaf ia akan mendapat pahala selagi ada orang membacanya.
  4. Orang yang menggali perigi selagi ada orang yang menggunakannya.
  5. Sesiapa yang menanam tanaman selagi ada yang memakannya baik dari manusia atau burung.
  6. Mereka yang mengajarkan ilmu yang berguna selama ia diamalkan oleh yang mempelajarinya.
  7. Orang yang meninggalkan anak soleh yang mana ianya selalu mendoakan kedua orang tuanya dan beristighfar baginya yakni anak yang selalu diajari ilmu quran maka orang yang mengajarnya akan mendapat pahala selagi anak itu mengamalkan ajarannya tanpa mengurangi pahala anak itu sendiri.

Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah S.A.W. telah bersabda :
"Apabila telah mati anak Adam itu, maka terhentilah amalnya melainkan tiga macam :
1.    Sedekah yang berjalan terus (Sedekah Amal Jariah)
2.    Ilmu yang berguna dan diamalkan.
3.    Anak yang soleh yang mendoakan orang tuanya."

So, sahabat2 marilah kita sama2 beramal.. Untuk apa?? Sebagai bekalan kita sebelum bertemu Allah SWT.. Ingat dunia ini umpama ladang.. Ladang untuk kita menanam sebanyak mungkin pokok sebelum tibanya masa menuai.. Tanamlah pokok2 yang berkualiti dan bajailah dengan butir2 iman agar kita selamat didunia dan akhirat... Ameen.

Sumber : http://penjagaiman.blogspot.com/2010/07/7-pahala-selepas-mati.html


Wallahu a�lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan.
Wassalam...

Semoga Bermanfaat dan bisa kita ambil hikmahnya... amin
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut anda notes ini bermanfaat...

Lampirkan sumbernya ya... Syukron