Kamis, 08 Agustus 2013
Keajaiban di Maidan Rabi'ah al 'Adawiyah
Pagi hari Sabtu (27/7/2013), rumah sakit Maidan Rab'ah al 'Adawiyah mengumumkan bahwa RS kehabisan stok obat-obatan, darah dan tenaga medis, karena saking banyaknya korban penembakan subuh itu. Pengumuman disampaikan melalui FB, twitter, televisi (aljazeera mubasyir) dan dari mulut ke mulut.
Hanya berlangsung dua jam setelah pengumuman RS kebanjiran obat-obatan, sumbangan darah, peralatan medis, dan tenaga medis. Ada 65 ranjang berdatangan entah dari mana, dan ada 400 orang dokter dari segala spesialis menyumbangkan tenaga dan kemampuannya dengan gratis.
Tidak lama berlangsung RS justru kekurang lemari es untuk penyimpan darah. Pengumumanpun kembali disebarkan bahwa RS butuh 2 buah kulkas. Tidak sampai satu jam 6 kulkas diantarkan oleh masyarakat. Bukan kulkas bekas, tapi baru keluar dari toko. Sampai malam kulkas masih berdatangan sampai berjejer di samping panggung.
Di antara yang mengantarkan obat-obat itu adalah seorang penulis terkenal Ihab Mu'awwad. Sesampainya di RS ia menemui direktur RS dan menyampaikan kalau ia datang membawa satu truk obat-obatan yang telah ia kumpulkan dengan uang halal dari sumbangan keluarganya sendiri. Namun jawaban direktur RS sangat mengecewakan:
"Maaf, datang terlambat, pihak RS tidak membutuhkan obat-obatan lagi, karena obat yang sudah terkumpul sudah cukup untuk seumur hidup. Nanti kalau kami butuh sesuatu kami akan menghubungi anda".
Dengan memelas ia berkata: Tolonglah terima sumbangan saya ini. Dokter berkata sambil bercanda dan senyum: Kami sekarang tidak butuh obat lagi, tapi butuh orang sakit.
Hikmah Allah selalu ada dalam kondisi apapun. Saat ini Allah ingin memperlihatkan bagaimana watak asli orang Mesir yang sangat peduli kepada orang lain dan suka berkorban demi orang lain. Rab'ah al 'Adawiyah jadi pusat percontohan peradaban Islam sesungguhnya yang dibina di atas akhlak yang sangat luhur. Allah ingin menampilkan rakyat yang siap untuk mengembalikan Palestina dan mesjid al Aqsha ke pangkuan Islam.
*dari fb Muhammad Hilal
Khatib Shalat Id Beberkan 'Dosa' Mursi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Khatib pada khotbah Idul Fitri 1434 Hijriah di Masjid Jami As-Sholihin, Condet, Jakarta, menyerukan kepada Umat Islam untuk kembali kepada ajaran Alquran dan Hadis. Dalam khotbahnya, khatib mengungkapkan, kondisi dunia Islam saat ini yang kerap mendapatkan tantangan dari barat dan sekutunya karena keinginan Umat Islam untuk kembali kepada syariat.
Khatib Ustaz H. Edy Mulyadi mengungkapkan, kondisi Mesir yang tengah bergejolak menjadi contoh betapa banyak pihak yang enggan melihat Umat Islam kembali kepada Alquran dan Hadis. Khatib pun membeberkan 'dosa' Presiden Mesir yang terpilih secara demokratis kemudian harus dikudeta oleh militer.
"Dosa Presiden Mursi yang paling besar adalah dia hendak menerapkan syariat Islam di Mesir. Barat, Amerika Serikat, Israel dan sekutunya tidak suka," ungkap Edy dalam khotbahnya pagi ini.
Selain itu, ujarnya, Mursi adalah presiden yang taat beribadah. Menurutnya, presiden yang saat ini ditahan militer ini tidak pernah meninggalkan shalat berjamaah. "Mursi juga suka shalat tahajud," jelasnya.
Mursi pun, ungkapnya, dikenal sebagai penghapal Alquran. Menurutnya, Presiden Mursi mampu menghapal Alquran hingga 30 juz. Tak hanya taat beribadah, khatib membeberkan betapa besar keinginan Mursi untuk mandiri dalam soal pangan dan programnya untuk swasembada gandum. Menurutnya, program Mursi ini tak disukai oleh lawan-lawannya.
"Oleh karena itu, saya mengajak kepada jamaah sekalian untuk kembali kepada Alquran dan Sunnah sehingga Umat Islam bisa kuat,"ujarnya.
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/ramadhan/pernik-lebaran/13/08/08/mr6ufw-khatib-shalat-id-beberkan-dosa-mursi
Khatib Ustaz H. Edy Mulyadi mengungkapkan, kondisi Mesir yang tengah bergejolak menjadi contoh betapa banyak pihak yang enggan melihat Umat Islam kembali kepada Alquran dan Hadis. Khatib pun membeberkan 'dosa' Presiden Mesir yang terpilih secara demokratis kemudian harus dikudeta oleh militer.
"Dosa Presiden Mursi yang paling besar adalah dia hendak menerapkan syariat Islam di Mesir. Barat, Amerika Serikat, Israel dan sekutunya tidak suka," ungkap Edy dalam khotbahnya pagi ini.
Selain itu, ujarnya, Mursi adalah presiden yang taat beribadah. Menurutnya, presiden yang saat ini ditahan militer ini tidak pernah meninggalkan shalat berjamaah. "Mursi juga suka shalat tahajud," jelasnya.
Mursi pun, ungkapnya, dikenal sebagai penghapal Alquran. Menurutnya, Presiden Mursi mampu menghapal Alquran hingga 30 juz. Tak hanya taat beribadah, khatib membeberkan betapa besar keinginan Mursi untuk mandiri dalam soal pangan dan programnya untuk swasembada gandum. Menurutnya, program Mursi ini tak disukai oleh lawan-lawannya.
"Oleh karena itu, saya mengajak kepada jamaah sekalian untuk kembali kepada Alquran dan Sunnah sehingga Umat Islam bisa kuat,"ujarnya.
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/ramadhan/pernik-lebaran/13/08/08/mr6ufw-khatib-shalat-id-beberkan-dosa-mursi
Selasa, 06 Agustus 2013
Polda Malut Minta Masyarakat tak Gelar Takbir Keliling
REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas, Polda Maluku Utara meminta masyarakat tidak menggelar takbiran keliling kota.
"Kami telah mengimbau melalui masjid dan mushollah agar tidak melakukan arak-arakan kendaraan bermotor pada malam takbiran, untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas dan berbagai gangguan kamtibmas lainnya saat perayaan Idul Fitri," kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar di Ternate, Rabu.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Malut, menyusul sering terjadinya kecelakaan lalulintas dan kerawanan sosial saat digelarnya takbiran keliling kota di sejumlah wilayah di Malut.
Ia mengatakan, untuk mendukung pengamanan saat umat muslim melaksanakan Idul Fitri, Polda Malut telah menerjunkan 800 personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat. Pengamanan juga akan difokuskan pada kawasan permukiman masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi pencurian.
Selain itu, kata Hendri, personel tersebut juga akan melakukan pengamanan di tempat-tempat objek wisata, karena sesuai pengalaman selama ini, setiap usai hari raya Idul Fitri masyarakat banyak mengunjungi objek wisata untuk berekreasi.
Pengamanan di objek wisata itu dimaksudkan untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat yang berekreasi di objek wisata serta mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan kamtibmas seperti tawuran akibat mabuk-mabukan.
Ia mengatakan, khusus untuk pengamanan mudik dan balik lebaran akan difokuskan pada tempat-tempat yang menjadi pintu keluar masuk Malut, seperti bandara dan pelabuhan termasuk pusat-pusat perbelanjaan.
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/ramadhan/kabar-ramadhan/13/08/07/mr59er-polda-malut-minta-masyarakat-tak-gelar-takbir-keliling
"Kami telah mengimbau melalui masjid dan mushollah agar tidak melakukan arak-arakan kendaraan bermotor pada malam takbiran, untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas dan berbagai gangguan kamtibmas lainnya saat perayaan Idul Fitri," kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar di Ternate, Rabu.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Malut, menyusul sering terjadinya kecelakaan lalulintas dan kerawanan sosial saat digelarnya takbiran keliling kota di sejumlah wilayah di Malut.
Ia mengatakan, untuk mendukung pengamanan saat umat muslim melaksanakan Idul Fitri, Polda Malut telah menerjunkan 800 personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat. Pengamanan juga akan difokuskan pada kawasan permukiman masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi pencurian.
Selain itu, kata Hendri, personel tersebut juga akan melakukan pengamanan di tempat-tempat objek wisata, karena sesuai pengalaman selama ini, setiap usai hari raya Idul Fitri masyarakat banyak mengunjungi objek wisata untuk berekreasi.
Pengamanan di objek wisata itu dimaksudkan untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat yang berekreasi di objek wisata serta mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan kamtibmas seperti tawuran akibat mabuk-mabukan.
Ia mengatakan, khusus untuk pengamanan mudik dan balik lebaran akan difokuskan pada tempat-tempat yang menjadi pintu keluar masuk Malut, seperti bandara dan pelabuhan termasuk pusat-pusat perbelanjaan.
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/ramadhan/kabar-ramadhan/13/08/07/mr59er-polda-malut-minta-masyarakat-tak-gelar-takbir-keliling
Hingga H-2 Lebaran, 232 Pemudik Tewas Kecelakaan
Namun, korban jiwa akibat kecelakaan saat mudik menunjukkan penurunan.
Pemudik motor terjatuh saat melintas di Jalur Pantura Cimohong, Brebes. (Antara/ Yudhi Mahatma)
"Jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi kemarin, 292 kasus. Ada kenaikan 26 kasus dari sebelumnya 266 kasus atau 9,7 persen," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Agus Rianto, di Jakarta, Rabu, 7 Agustus 2013.
Dari jumlah kecelakaan lalu lintas tersebut, sebanyak 54 pengendara meninggal dunia pada H-2 jelang Hari Raya Idul Fitri. Sejak Operasi Ketupat Jaya dimulai sejak hari pertama atau H-6, total korban meninggal sudah 232 orang.
Peningkat terjadi sebelumnya, dimana dalam satu hari ada 59 orang yang meninggal. Tapi secara keseluruhan, angka korban jiwa akibat kecelakaan saat arus mudik menunjukkan penurunan.
"Turun sekitar 8,4 persen," ujarnya.
Sementara, untuk korban luka berat pada hari kemarin mencapai 95 orang, turun 9 orang dibanding sebelumnya, yang jumlah 86 orang. Kemudian, jumlah korban luka ringan H-2 344 orang, H-3 326 orang atau mengalami kenaikan sebanyak 19 orang.
"Kalau dilihat dari pelaksanaan operasi ketupat, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas sampai dengan H-2 sebanyak 1.124 kasus. Dengan korban meninggal dunia 232 orang, luka berat 352 orang, dan luka ringan 1.377," katanya.
Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/435183-hingga-h-2-lebaran--232-pemudik-tewas-kecelakaan
Lima Makanan yang Dilarang di Dunia
REPUBLIKA.CO.ID, Setiap negara di seluruh dunia, mempunyai peraturan sendiri dalam mengatur pemerintahan dan rakyatnya. Terdapat organisasi atau petugas pemerintahan yang mengatur semua hal-hal tersebut, termasuk juga makanan.
Hanya karena dapat dimakan bukan berarti suatu makanan halal untuk dimakan, ada beberapa jenis makanan yang dilarang di berbagai negara. Makanan tersebut dilarang dengan berbagai alasan, bisa karena alasan kesehatan maupun untuk alasan kebersihan.
Berikut rangkuman lima makanan yang dilarang di dunia:
1. Manggis di Amerika dan Cina
Buah manggis yang mempunyai kulit tebal dengan buah berwarna putih ini pernah dilarang di Amerika dan Cina. Buah tropis yang berasa asam manis ini dikhawatirkan membawa penyakit dari lalat buah yang di bawa oleh buah tersebut.
Amerika telah melarang impor buah manggis, terutama dari Asia Tenggara, seperti Thailand, karena takut jika buah tersebut akan membawa dan memperkenalkan lalat buah Asia ke benua itu. Tapi larangan itu kemudian dicabut pada tahun 2007.
Pencabutan larangan dengan syarat sebelum dipasarkan dan dikonsumsi, harus melalui penyinaran terlebih dahulu, untuk menyingkirkan sekaligus membersihkan sang lalat buah sebelum sampai dan berkembang biak di negara Paman Sam itu. Cina juga pernah menolak buah manggis asal Bali untuk masuk pasar dan diperdagangkan di negarnya.
2. Haggis di Amerika dan Inggris
Haggis merupakan makanan khas yang berasal dari Skotlandia. Hidangan ini secara keseluruhan bahan dasarnya terbuat jeroan domba, seperti hati, jantung, dan paru-paru yang dicincang halus bersama dengan bawang bombai, oatmeal dan beberapa rempah juga garam.
Bahan dasar tersebut kemudian dimasukan kedalam usus domba dan direbus bersama selama kurang lebih tiga jam. Sebuah kelezatan tradisional yang di sukai penduduk skotlandia yang hidup dan tinggal dimana saja termasuk yang berada di Amerika dan Inggris.
Tetapi sayang, sejak 1971, pemerintah Amerika telah melarang impor Haggis dari Inggris atau Skotlandia, karena 10-15 persen kandungan yang terdapat di dalam hidangan tersebut berupa paru-paru domba. Dalam peraturan pemerintah amerika, paru-paru domba tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia.
Hingga sekarang, pemerintah amerika masih memberlakukan larangan terhadap produk makanan yang mengandung jeroan domba itu masuk ke negara tersebut.
3. Sup Sirip Hiu di Taiwan dan Cina
Sup sirip hiu terkenal sebagai hidangan khas negeri Cina, hidangan ini biasa disajikan pada saat acara-acara penting seperti pesta pernikahan. Hidangan yang telah ada sejak zaman Dinasti Ming ini diyakini mempunyai khasiat bagi kesehatan. Hingga kini, sup sirip hiu masih menjadi makanan favorit di Cina.
Tapi di sejumlah negara seperti Malaysia, Amerika Serikat, Hong Kong, dan Taiwan, hidangan ini telah dilarang, karena menyebabkan kematian dan kepunahan ikan hiu, yang diperkirakan 100 juta ikan hiu yang telah dibunuh setiap tahunnya.
Sejak tahun 2012 lalu, pemerintah Cina memberlakukan larangan tidak lagi boleh disajikan di dalam jamuan makanan resmi, dan cina merupakan negara kedua di Asia yang telah memberlakukan larangan tersebut setelah Taiwan terlebih dahulu melakukannya.
4. Permen Karet di Singapura
Pada tahun 2004, hanya permen karet berjenis yang mempunyai nilai terapi saja yang boleh diimpor ke Singapura. Tetapi sejak tahun 1992, pemerintah Singapura telah melarang masuk dan memperdagangkan permen karet dari negara yang mengekspor camilan manis dan kenyal itu.
Berdasarkan peraturan, tidak saja mengimpor, bahkan membawa dengan maksud tidak untuk diperdagangkan melalui darat, air maupun udara. Untuk mewujudkan Singapura yang bersih dan sehat, Perdana Menteri Goh Chok Tong, membuat peraturan pelarangan tersebut.
Pelarangan itu bermula ketika pembuangan permen karet yang sembarangan telah menyebabkan masalah serius dalam pemeliharaan kebersihan baik pada bangunan seperti di apartemen atau perumahan rakyat, dan juga tempat-tempat umum seperti taman dan trotoar.
5. Ikan Fugu di Amerika Serikat
Amerika Serikat merupakan negara yang mempunyai peraturan ketat terhadap makanan yang dikonsumsi oleh masyarakatnya, termasuk juga jenis makanan yang menggunakan bahan dasarnya dari ikan fugu. Ikan fugu biasanya disajikan dalam masakan Jepang yaitu Sashimi, dan telah dikonsumsi selama ratusan tahun di Jepang.
Tapi, di Amerika Serikat sejak 2002 lalu, menjual, memanen atau menyajikan ikan ini tanpa izin adalah illegal dan melanggar peraturan. Alasan dari pelarangan ini karena ikan fugu sangat beracun.
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/kuliner/13/08/07/mr50to-lima-makanan-yang-dilarang-di-dunia
Hanya karena dapat dimakan bukan berarti suatu makanan halal untuk dimakan, ada beberapa jenis makanan yang dilarang di berbagai negara. Makanan tersebut dilarang dengan berbagai alasan, bisa karena alasan kesehatan maupun untuk alasan kebersihan.
Berikut rangkuman lima makanan yang dilarang di dunia:
1. Manggis di Amerika dan Cina
Buah manggis yang mempunyai kulit tebal dengan buah berwarna putih ini pernah dilarang di Amerika dan Cina. Buah tropis yang berasa asam manis ini dikhawatirkan membawa penyakit dari lalat buah yang di bawa oleh buah tersebut.
Amerika telah melarang impor buah manggis, terutama dari Asia Tenggara, seperti Thailand, karena takut jika buah tersebut akan membawa dan memperkenalkan lalat buah Asia ke benua itu. Tapi larangan itu kemudian dicabut pada tahun 2007.
Pencabutan larangan dengan syarat sebelum dipasarkan dan dikonsumsi, harus melalui penyinaran terlebih dahulu, untuk menyingkirkan sekaligus membersihkan sang lalat buah sebelum sampai dan berkembang biak di negara Paman Sam itu. Cina juga pernah menolak buah manggis asal Bali untuk masuk pasar dan diperdagangkan di negarnya.
2. Haggis di Amerika dan Inggris
Haggis merupakan makanan khas yang berasal dari Skotlandia. Hidangan ini secara keseluruhan bahan dasarnya terbuat jeroan domba, seperti hati, jantung, dan paru-paru yang dicincang halus bersama dengan bawang bombai, oatmeal dan beberapa rempah juga garam.
Bahan dasar tersebut kemudian dimasukan kedalam usus domba dan direbus bersama selama kurang lebih tiga jam. Sebuah kelezatan tradisional yang di sukai penduduk skotlandia yang hidup dan tinggal dimana saja termasuk yang berada di Amerika dan Inggris.
Tetapi sayang, sejak 1971, pemerintah Amerika telah melarang impor Haggis dari Inggris atau Skotlandia, karena 10-15 persen kandungan yang terdapat di dalam hidangan tersebut berupa paru-paru domba. Dalam peraturan pemerintah amerika, paru-paru domba tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia.
Hingga sekarang, pemerintah amerika masih memberlakukan larangan terhadap produk makanan yang mengandung jeroan domba itu masuk ke negara tersebut.
3. Sup Sirip Hiu di Taiwan dan Cina
Sup sirip hiu terkenal sebagai hidangan khas negeri Cina, hidangan ini biasa disajikan pada saat acara-acara penting seperti pesta pernikahan. Hidangan yang telah ada sejak zaman Dinasti Ming ini diyakini mempunyai khasiat bagi kesehatan. Hingga kini, sup sirip hiu masih menjadi makanan favorit di Cina.
Tapi di sejumlah negara seperti Malaysia, Amerika Serikat, Hong Kong, dan Taiwan, hidangan ini telah dilarang, karena menyebabkan kematian dan kepunahan ikan hiu, yang diperkirakan 100 juta ikan hiu yang telah dibunuh setiap tahunnya.
Sejak tahun 2012 lalu, pemerintah Cina memberlakukan larangan tidak lagi boleh disajikan di dalam jamuan makanan resmi, dan cina merupakan negara kedua di Asia yang telah memberlakukan larangan tersebut setelah Taiwan terlebih dahulu melakukannya.
4. Permen Karet di Singapura
Pada tahun 2004, hanya permen karet berjenis yang mempunyai nilai terapi saja yang boleh diimpor ke Singapura. Tetapi sejak tahun 1992, pemerintah Singapura telah melarang masuk dan memperdagangkan permen karet dari negara yang mengekspor camilan manis dan kenyal itu.
Berdasarkan peraturan, tidak saja mengimpor, bahkan membawa dengan maksud tidak untuk diperdagangkan melalui darat, air maupun udara. Untuk mewujudkan Singapura yang bersih dan sehat, Perdana Menteri Goh Chok Tong, membuat peraturan pelarangan tersebut.
Pelarangan itu bermula ketika pembuangan permen karet yang sembarangan telah menyebabkan masalah serius dalam pemeliharaan kebersihan baik pada bangunan seperti di apartemen atau perumahan rakyat, dan juga tempat-tempat umum seperti taman dan trotoar.
5. Ikan Fugu di Amerika Serikat
Amerika Serikat merupakan negara yang mempunyai peraturan ketat terhadap makanan yang dikonsumsi oleh masyarakatnya, termasuk juga jenis makanan yang menggunakan bahan dasarnya dari ikan fugu. Ikan fugu biasanya disajikan dalam masakan Jepang yaitu Sashimi, dan telah dikonsumsi selama ratusan tahun di Jepang.
Tapi, di Amerika Serikat sejak 2002 lalu, menjual, memanen atau menyajikan ikan ini tanpa izin adalah illegal dan melanggar peraturan. Alasan dari pelarangan ini karena ikan fugu sangat beracun.
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/kuliner/13/08/07/mr50to-lima-makanan-yang-dilarang-di-dunia
Pondok Pesantren Al-Karawy Sumenep Lebaran Hari Ini
Solat Id dipusatkan di masjid Pondok Pesantren Al-karawy Desa Karay, Kecamatan Ganding, Sumenep, Jawa Timur, sekitar pukul 06.30 WIB. Bertindak sebagai imam salat, adalah KH. Musfiq Madim, pengasuh pondok
pesantren Alkarawy.
Setelah melaksanakan salat, ribuan jamaah langsung berdiri dan saling bersalaman tanpa menggunakan khotbah.
Salah satu pengasuh ponpes Alkarawy, KH. Fayat As'ad, pihaknya melaksanan lebaran hari ini karena sudah genap tiga puluh hari berpuasa dengan perhitungan menggunakan metode hisab yang di yakininya.
"Kami menggunakan hisab dalam melaksanakan puasa dan lebaran," kata KH Fayat As'ad, salah satu pengasuh, Rabu (7/8/2013).
Para jamaah yang ikut sholat ied mayoritas para santri yang sudah mondok di pesantren Alkarawy atau alumni dari sejumlah kecamatan seperti kecamatan Ganding, Lenteng, Rubaru, Ambunten dan Pasongsongan.
Sumber : http://news.detik.com/read/2013/08/07/074230/2325281/10/pondok-pesantren-al-karawy-sumenep-lebaran-hari-ini?9922022
Adab dan Sunnah Berhari Raya �Idul Fithri dan �Idul Adh-ha
viva
Berhari raya bagi seorang muslim bukan sekedar berbahagia dan bersenang-senang. Tetapi, justru momen untuk semakin menguatkan hubungan dengan Allah Ta�ala, namun sayangnya hal ini sudah banyak dilupakan banyak umat Islam. Mereka lebih fokus pada simbolitas semata, seperti berbaju baru, makan-makan, dan menghabiskan uang.
Oleh karenanya, ada baiknya kita mengetahui adab-adab apa saja yang mesti kita lakukan ketika berhari raya, yang dengannya berhari raya menjadi bernilai ibadah di sisi Allah Ta�ala.
Adab-adab Hari Raya
1. Mandi Sebelum Shalat �IdIbnul Qayyim dalam Za�dul Maad mengatakan, Nabi mandi pada dua hari raya, telah terdapat hadits shahih tentang itu, dan ada pula dua hadits dhaif: pertama, hadits Ibnu Abbas, dari riwayat Jabarah Mughallis, dan hadits Al Fakih bin Sa�ad, dari riwayat Yusuf bin Khalid As Samtiy. Tetapi telah shahih dari Ibnu Umar �yang memiliki sikap begitu keras mengikuti sunnah- bahwa beliau mandi pada hari raya sebelum keluar rumah.
2. Memakai Pakaian Terbaik dan Minyak Wangi
Dari Ali bin Abi Thalib Radhiallahu �Anhu, bahwa: Rasulullah Shallallahu �Alaihi wa Sallam memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami punya, dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang kami punya, dan berkurban dengan hewan yang paling mahal yang kami punya. (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak, hasan)
Nafi� menceritakan tentang Abdullah bin Umar Radhiyallahu �anhu saat hari raya: �Beliau shalat subuh berjamaah bersama imam, lalu dia pulang untuk mandi sebagaimana mandi janabah, lalu dia berpakaian yang terbaik, dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang dia miliki, lalu dia keluar menuju lapangan tempat shalat lalu duduk sampai datangnya imam, lalu ketika imam datang dia shalat bersamanya, setelah itu dia menuju masjid Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam dan shalat dua rakaat, lalu pulang ke rumahnya.�
3. Makan Dulu Sebelum Shalat �Idul Fitri, Tidak Makan Dulu Sebelum Shalat Idul Adh-ha
�Pada saat Idul Fitri Rasulullah Shallallahu �Alaihi wa Sallam tidaklah berangkat untuk shalat sebelum makan beberapa kurma.� Murajja bin Raja berkata, berkata kepadaku �Ubaidullah, katanya: berkata kepadaku Anas, dari Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam: �Beliau memakannya berjumlah ganjil.� (HR. Bukhari No. 953)
Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah, mengutip dari Imam Ibnu Qudamah Rahimahullah, mengatakan, �Kami tidak ketahui adanya perselisihan pendapat tentang sunahnya mendahulukan makan pada hari �Idul Fithri.�
Rasulullah Shallallahu �Alaihi wa Sallam bersabda, �Janganlah keluar pada hari Idul Fitri sampai dia makan dulu, dan janganlah makan ketika hari Idul Adha sampai dia shalat dulu.� (HR. At Tirmidzi No. 542, Ibnu Majah No. 1756, Ibnu Hibban No. 2812, Ahmad No. 22984, shahih)
4. Melaksanakan Shalat �Id di Mushala (Lapangan)
Shalat hari raya di lapangan adalah sesuai dengan petunjuk Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam, karena Beliau tidak pernah shalat Id, kecuali di lapangan (mushalla). Namun, jika ada halangan seperti hujan, lapangan yang berlumpur atau becek, tidak mengapa dilakukan di dalam masjid. Dikecualikan bagi penduduk Mekkah, shalat �Id di Masjidil Haram adalah lebih utama.
Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah berkata, �Shalat Id boleh dilakukan di dalam masjid, tetapi melakukannya di mushalla (lapangan) yang berada di luar adalah lebih utama, hal ini selama tidak ada �udzur seperti hujan dan semisalnya, karena Rasulullah Shallallahu �Alaihi wa Sallam shalat dua hari raya di lapangan, tidak pernah Beliau shalat di masjidnya kecuali sekali karena adanya hujan.�
Dari Abu Hurairah, �Bahwasanya mereka ditimpa hujan pada hari raya, maka Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam shalat �Id bersama mereka di masjid. (HR. Abu Daud)
5. Dianjurkan Kaum Wanita dan Anak-anak Hadir di Lapangan
Mereka dianjurkan untuk keluar karena memang ini adalah hari raya mesti disambut dengan suka cita. Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah mengatakan: �Dianjurkan keluarnya anak-anak dan kaum wanita pada dua hari raya menuju lapangan, tanpa ada perbedaan, baik itu gadis, dewasa, pemudi, tua renta, dan juga wnaita haid.�
Ummu �Athiyah Radhiallahu �Anha berkata: �Kami diperintahkan Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam untuk mengeluarkan anak-anak gadis, wanita haid, wanita yang dipingit, pada hari Idul Fitri dan idul Adha. Ada pun wanita haid, mereka terpisah dari tempat shalat. Agar mereka bisa menghadiri kebaikan dan doa kaum muslimin. Aku berkata: �Wahai Rasulullah, salah seorang kami tidak memiliki jilbab.� Beliau menajwab: �Hendaknya saudarinya memakaikan jilbabnya untuknya.� (HR. Bukhari dan Muslim, dan ini lafaznya Imam Muslim)
Sunnah-sunnah Hari Raya
1. Shalat Hari Raya �IdDalam hal ini Allah Ta�ala berfirman: �Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.� (QS. Al Kautsar: 2)
Shalat �Idul Adh-ha (juga Idul Fithri) adalah sunah muakadah. Berkata Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah: �Disyariatkannya shalat �Idain (dua hari raya) pada tahun pertama dari hijrah, dia adalah sunah muakadah yang selalu dilakukan oleh Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam, Beliau memerintahkan kaum laki-laki dan wanita untuk keluar meramaikannya.�
2. Mendengarkan Khutbah Hari Raya
Berkhutbah hari raya adalah sunah menurut jumhur ulama, mendengarkannya juga sunah. Syaikh Sayyid Sabiq menerangkan: �Khutbah setelah shalat �Id adalah sunah, mendengarkannya juga begitu.�
Dari Abdullah bin As Saa�ib Radhiallahu �Anhu, katanya: �Saya menghadiri shalat �Id bersama Rasulullah Shallallahu �Alaihi wa Sallam, ketika shalat sudah selesai, beliau bersabda: �Kami akan berkhutbah, jadi siapa saja yang mau duduk mendengarkan khutbah maka duduklah, dan yang ingin pergi, pergilah!� (HR. Abu Daud, shahih)
3. Berangkat dan Pulang Melewati Jalan yang Berbeda
Dari Jabir bin Abdullah Radhiallahu �Anhuma, katanya: Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam jika keluar pada hari Id akan menempuh jalan yang berbeda. (HR. Bukhari No. 986)
Dari Abu Hurairah Radhiallahu �Anhu, katanya: Dahulu Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam jika keluar menuju shalat dua hari raya, pulangnya menempuh jalan yang berbeda dengan keluarnya. (HR. Ahmad)
4. Mengucapkan Selamat Hari Raya: �Taqabbalallahu Minna wa Minka�
Telah diriwayatkan dari Al Watsilah, bahwa beliau berjumpa Nabi Shallallahu �Alaihi wa Sallam dan mengucakan: �Taqabballahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amal kami dan Anda).� Namun sanad riwayat ini dhaif (lemah/tidak valid), sebagaimana yang dikatakan Al Imam Al Hazifh Ibnu Hajar Al �Asqalani dalam Fathul Bari.
Namun, Imam Ibnu Hajar berkata:� �Kami meriwayatkan dalam kitab Al Mahamilliyat, dengan sanad yang hasan (bagus), dari Jubeir bin Nufair, katanya: dahulu para sahabat Rasulullah Shallallahu �Alaihi wa Sallam jika mereka berjumpa pada hari raya, satu sama lain berkata: �Taqabbalallahu minna wa minka.�
5. Bergembira dengan Pesta yang Halal
Berkata Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah: Melakukan permainan yang dibolehkan, gurauan yang baik, nyanyian yang baik, semua itu termasuk di antara syiar-syiar agama yang Allah tetapkan pada hari raya , untuk menyehatkan badan dan mengistirahatkan jiwa.
Dari Anas bin Malik Radhiallahu �Anhu, katanya: Rasulullah Shallallahu �Alaihi wa Sallamdatang ke Madinah, saat itu mereka memiliki dua hari untuk bermain-main. Lalu Beliau bersabda: �Dua hari apa ini?� Mereka menjawab: �Dahulu, ketika kami masih jahiliyah kami bermain-main pada dua hari ini.� Maka Rasulullah Shallallahu �Alaihi wa Sallam menjawab: �Sesungguhnya Allah telah menggantikan buat kalian dua hari itu dengan yang lebih baik darinya, yaitu Idul Adha dan Idul Fitri.� (HR. Abu Daud)
6. Bertakbir Pada Hari Raya
Untuk bertakbir pada �Idul Fitri, Allah Ta�ala berfirman: �Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.� (QS. Al Baqarah (2): 185)
Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah, dalam Fiqhus Sunnah, mengatakan: �Mayoritas ulama berpendapat bahwa bertakbir pada �Idul Fithri dimulai sejak keluar menuju shalat �Id, sampai mulainya khutbah. Hal itu telah diriwayatkan dalam hadits-hadits dhaif, walau ada yang shahih hal itu dari Ibnu Umar dan selainnya dari kalangan sahabat nabi. Berkata Al Hakim: ini adalah sunah yang tersebar dikalangan ahli hadits. Dan inilah pendapat Malik, Ahmad, ishaq, dan Abu Tsaur. (, 1/325).
Sedangkan Imam As Syafi�i mengatakan bahwa bertakbir sudah mulai sejak awal tenggelam matahari akhir Ramadhan.
Untuk takbir pada �Idul Adh-ha, Allah Ta�ala berfirman: �Dan berdzikirlah kepada Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.� (QS. Al Baqarah (2): 203). Maksud �hari-hari yang telah ditentukan�adalah hari-hari tasyriq, sebagaimana dikatakan Ibnu Abbas.
Waktu bertakbir bagi Idul Adha yang shahih adalah sejak hari �Arafah sampai ashar hari-hari tasyriq, yaitu 11,12,13, dari Dzulhijjah. (Fiqhus Sunnah, 1/325). Ini adalah takbir khusus yang dilaksanakan setelah shalat. Sedangkan takbir yang mutlak boleh dikerjakan sejak tanggal 1 Dzulhijjah.
Dari Abdullah bin Umar, bahwa Nabi shallallahu �alaihi wa sallam bersabda: �Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan di tanggal 1-10 Dzulhijjah. Oleh karena itu, perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid pada hari itu.� (HR. Ahmad & Sanadnya dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)
Boleh dikeraskan suaranya, sebagaimana tertulis dalam Al Mausu�ah: �Tidak ada perbedaan pendapat di antara fuqaha tentang kebolehan bertakbir dengan dikeraskan di jalan menuju lapangan saat �Idul Adh-ha.�
Sumber : http://www.fimadani.com/adab-dan-sunnah-berhari-raya-idul-fithri-dan-idul-adh-ha/
Langganan:
Postingan (Atom)
